klik salah satu iklan untuk keluar

Join The Community

Showing posts with label Bencana Dasyat. Show all posts
Showing posts with label Bencana Dasyat. Show all posts

Wednesday, May 25, 2011

Badai Matahari 2013

Badai Matahari 2013 - Seperti pemberitaan di media sebelumnya bahwa isu kiamat 2012 ini sebenarnya adalah badai matahari. Menurut kabar ramalan dari suku maya bahwa terjadi kiamat di tahun 2010 itu sebenarnya badai matahari. Badai matahari diperkirakan terjadi diantara tahun 2012-2015. Peneiti antariksa di dunia memprediksi bahwa puncak badai matahari terjadi di pertengahan 2013. Mereka mengatakan bahwa terjadi peningkatan aktivitas matahari berupa berupa medan magnet, bintik matahari, ledakan matahari, lontaran massa korona, angin surya, dan partikel energetik.


"Pada 2012 hingga 2015 bintik matahari diperkirakan mencapai titik yang sangat banyak dan itu akan memicu banyak ledakan," ujar Dra Clara Yono Yatini, MSc, Kepala Bidang Aplikasi Geomagnet dan Magnet Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), di sela-sela sosialisasi fenomena cuaca antariksa 2012-2015 di Denpasar, Bali.
Namun, menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena badai matahari tidak akan menghancurkan peradaban dunia. "Dampak badai matahari hanya merusak sistem teknologi saja," tegas Clara Yono.

Dampak badai matahari 2013 cuma sistem teknologi yang terpengaruh, misalnya, rusaknya satelit sehingga mengganggu jaringan komunikasi. Dampak lainnya dari badai matahari ini juga dapat mengganggu medan magnet bumi. Seperti tahun 1989 saat badai matahari menyerang Kanada, jelas Clara, terjadi pemadaman listrik karena trafo di pusat jaringan listrik terbakar akibat arus yang sangat besar di bawah permukaan bumi. Badai matahari ini dapat diantisipasi agar tidak menimbulkan kerusakan, seperti mematikan sementara jaringan satelit dan jaringan listrik pada saat terjadi badai matahari.

Selain itu efek akibat aktivitas puncak matahari ini menyebabkan terjadinya perubahan iklim. Suhu bumi akan meningkat dan iklim berubah. Partikel-partikel matahari yang menembus lapisan atmosfer bumi akan mempengaruhi cuaca dan iklim bumi. Dampak yang paling ekstrim menyebabkan kemarau panjang. "Ini yang masih dikaji para peneliti," ujar Clara.

Monday, March 28, 2011

Keganasan Tornado Api di Berbagai Belahan Dunia

Fenomena alam ini merupakan perpaduan antara dua unsur yang sangat mematikan, tornado dan api. Ia bisa menggulung apa saja di hadapannya, sekaligus membakarnya hingga menjadi abu.

Pasalnya, temperatur di pusat inti tornado api ini bisa mencapai hingga 1000 derajat Celsius, cukup panas untuk membakar debu yang terhisap oleh tornado.

Tornado api terbentuk saat terjadinya kebakaran semak
di Santa Margarita, California, Mei 2002.
Foto: David McNew


Tornado Api terjadi ketika api dan suhu yang sangat panas
bertemu dengan pusaran angin.
Foto: Nancy Greifenhagen


Pusaran api terjadi pada saat kebakaran lahan
di California, Amerika Serikat, 15 November 2008.
Foto: David McNew


Tornado api terbentuk saat pembakaran gambut
di sebuah peternakan di Inggris tahun 2008.
Foto: Simon Gray


Tornado Api terjadi di lereng gunung berapi Mauna Kea.
Tornado itu terjadi saat terbakarnya 566 hektar semak belukar
karena cuaca yang sangat panas.
Foto: Hawaii DLNR


Tornado api terbentuk pada saat kebakaran hutan
di Taman Nasional Los Padres, California tahun 2006.
Foto: L.A. Daily News

Sunday, March 27, 2011

Asteroid Setara 100 Bom Nuklir Ancam Bumi

VIVAnews – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sedang  mempertimbangkan mengirimkan satelit tak berawak ke asteroid yang berpotensi menubruk Bumi.
 
Sasarannya adalah asteroid 1999 RQ36 – yang punya peluang 1:1.000 menabrak Bumi sebelum tahun 2200. Ini tak main-main, meski peluang tak besar, jika asteroid itu menubruk Bumi, kerusakannya setara 100 bom nuklir yang diledakan sekaligus.
Berdasarkan analisa orbit asteroid itu, kemungkinan besar asteroid 1999 RQ36 akan menubruk Bumi pada 24 September 2182 — para ilmuwan ingin mengumpulkan sample batu asteroid untuk membantu memperkirakan lintasannya secara lebih akurat. 
  
Jika rencana NASA mendapatkan ‘lampu hijau’, satelit akan diluncurkan pada 2016 untuk memetakan dan mengumpulkan sampel asteroid — yang lebarnya 1.800 kaki atau sekitar 548,64 meter     

Proyek pengiriman satelit yang disebut ‘OSIRIS-Rex’ adalah satu dari dua ‘finalis’ dalam kompetisi untuk mencari pendanaan.

Pesaingnya adalah misi pendaratan di Planet Venus. Kedua proyek ini akan dibahas dalam lokakarya dua hari di Washington, yang dimulai Selasa 10 Agustus 2010. Proyak mana yang didahulukan akan diumumkan tahun depan.

NASA telah resmi mengklasifikasikan RQ36 sebagai asteroid ‘berbahaya’ saat ia melintas 280.000 mil dari Bumi. Dengan jaraknya yang makin mendekat dengan Bumi, asteroid ini lebih terjangkau dari yang lain.

Michael Drake, pimpinan proyek OSIRIS-Rex mengatakan, “menjadi asteroid yang paling gampang dijangkau berarti juga paling mungkin menabrak Bumi,” demikian dimuat laman Telegraph.

Sementara, Clack Chapman, ilmuwan planet di Southwest Research Institute di Boulder, Colorado mengatakan dampak RQ36 adalah ledakan dahsyat yang menghancurkan.

“Akan sangat dahsyat, seperti 100 bom nuklir kuat meledak secara bersamaan, menciptakan kawah yang lebarnya sekitar 10 kilometer,” tambah dia.

Panel pakar yang ditunjuk oleh Presiden, Barack Obama telah menyarankan, program ruang angkasa NASA masa depan harus melampaui Bulan. Ilmuwan lebih menyarankan misi pendaratan ke asteroid — yang nyata mengancam Bumi.

Sementara, Badan Antariksa Eropa, European Space Agency pada 2008 mengumumkan, mereka akan memilih sebuah asteroid kecil, kurang dari 0,6 kilometer, di dekat Bumi dan mengirim sebuah pesawat ruang angkasa untuk mengebor untuk debu dan puing-puing yang akan dianalisis. (hs)

Thursday, March 17, 2011

42 Foto Citra Satelit Daratan Jepang Sebelum dan Sesudah Tsunami (Bag 1)























Friday, March 11, 2011

TSUNAMI ALERT FOR NEW ZEALAND, THE PHILIPPINES, INDONESIA, PAPUA NEW GUINEA, HAWAII, AND OTHERS. WAVES EXPECTED OVER THE NEXT FEW HOURS, CAUSED BY 8.9 EARTHQUAKE IN JAPAN.

Tsunami Alert for New Zealand, the Philippines, Indonesia, Papua New Guinea, Hawaii, and others. Waves expected over the next few hours, caused by 8.9 earthquake in Japan | Tsunami Alert 11.03.2011 | Tsunami Alert , 11th March 2011 | Tsunami & Earthquake Alert


Tsunami Alert new zeland
Tsunami Alert for New Zealand, the Philippines, Indonesia, Papua New Guinea, Hawaii, and others. Waves expected over the next few hours, caused by 8.9 earthquake in Japan.


The major earthquake off Japan’s north-eastern coast has triggered tsunami warnings across the Pacific.
The Tsunami Warning Centre in Hawaii has widened its original alert to include Hawaii and the rest of the Pacific Ocean.
Alerts were issued as far apart as Australia and New Zealand, Mexico and Central and South America, the Philippines and Taiwan, off the Chinese mainland.
Any tsunami would take several hours to travel across 3,800 miles of ocean from Japan to Hawaii.
The estimated time of arrival was put at around 1pm UK time.

Foto - Foto, Video Tsunami Di Jepang, Dan Jalur Yang Akan Dilalui Tsunami Hingga Ke Indonesia


Tsunami Hantam Jepang

Jepang dilanda gempa bumi berkekuatan 8,8 skala Richter di lepas pantai timur laut Jumat, yang memicu tsunami setinggi 10 meter. Gelombang tsunami itu menghanyutkan mobil dan merobek bangunan di sepanjang pantai di dekat pusat gempa.

Di berbagai lokasi di sepanjang pantai Jepang, tayangan televisi memperlihatkan banjir, dengan puluhan mobil, kapal dan bahkan bangunan yang terbawa oleh air.Sebuah kapal besar tersapu oleh tsunami menabrak langsung ke pemecah ombak di kota Kesennuma di Prefektur Miyagi, menurut rekaman di NHK.


Pejabat mencoba untuk menilai kerusakan akibat gempa tetapi tidak memiliki rincian langsung.

Gempa yang melanda pukul 14.46 itu diikuti oleh serangkaian gempa susulan, termasuk satu gempa 7.4 skala Richter sekitar 30 menit kemudian. US Geological Survey memperbarui kekuatan gempa pertama yang berkekuatan 8,8 skala Richter.

Badan meteorologi mengeluarkan peringatan tsunami untuk seluruh pantai Pasifik di Jepang. NHK memperingatkan orang-orang dekat pantai untuk pergi ke lokasi yang lebih aman.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik di Hawaii mengatakan peringatan tsunami berlaku untuk Jepang, Rusia, Kepulauan Marcus, dan Marianas Utara. Peringatan tsunami telah dikeluarkan untuk Guam, Taiwan, Filipina, Indonesia dan negara bagian AS Hawaii.

Gempa melanda pada kedalaman enam mil (10 kilometer), sekitar 80 mil (125 kilometer) di lepas pantai timur, kata badan itu. Daerah ini 240 mil (380 kilometer) timur laut Tokyo.

Di pusat kota Tokyo, bangunan-bangunan besar bergetar keras dan para pekerja berlarian ke jalan untuk mencari selamat. Tayangan televisi menunjukkan bangunan besar terbakar di distrik Odaiba Tokyo.

Di pusat Tokyo, kereta api dihentikan dan penumpang berjalan sepanjang rel.

Rekaman NHK dari kantor mereka, Sendai, menunjukkan para karyawan yang tersandung dan buku-buku serta kertas bertebaran dari meja.Beberapa gempa bumi telah menghantam daerah yang sama dalam beberapa hari ini, termasuk satu yang berkekuatan 7,3 skala Richter pada hari Rabu.

Tiga puluh menit setelah gempa, bangunan-bangunan tinggi masih bergoyang di Tokyo dan jaringan telepon seluler tidak bekerja. Penjaga Pantai Jepang telah mendirikan gugus tugas dan para pejabat bersiap rencana kontingensi darurat, kata pejabat Penjaga Pantai Yosuke Oi.

"Saya khawatir, kita akan segera mencari tahu tentang kerusakan, karena gempa itu begitu kuat," katanya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memperkirakan tsunami juga menerjang sebagian wilayah utara Indonesia pada pukul 18.00 WIB atau 20.00 WIT.

Beberapa daerah yang menurut perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika akan terkena tsunami kiriman dari Jepang, antara lain Manokwari, Sorong, Jayapura di Papua, serta Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Menurut Kepala Subbidang Informasi Dini Gempa Bumi BMKG, Rahmat Triyono, sebelum ke Indonesia, tsunami diperkirakan menghantam Taiwan dan Filipina.

Mengapa Tsunami di Jepang Berdampak ke Indonesia?

Foto Perkiraan Dampak dan Jalur yang akan dilalui Tsunami Selama Beberapa Jam mendatang

Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMKG), mengeluarkan peringatan tsunami di daerah timur Indonesia, Jumat (11/3/2011) siang.

Peringatan tsunami dari BMKG tersebut berlaku untuk Papua, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara. Keempat daerah tersebut diperkirakan akan diterjang tsunami akibat imbas dari tsumani di Jepang.

Pertanyaannya, mengapa BMKG harus mengeluarkan peringatan tsunami, padahal jarak Jepang ke wilayah Indonesia timur paling utara di Maluku Utara itu sampai 4.100 km?

Jawabnya adalah karena wilayah timur Indonesia (dan juga selatan sampai Aceh) berada di Cincin Api Pasifik (jalur gunung api yang hampir selaku juga menjadi jalur gempa) yang membujur dari Alaska di Amerika Serikat lalu menyeberang ke Shakalin, Rusia. Kemudian, melintas lurus ke selatan di wilayah pesisir Pasifik Jepang.

Dari Jepang ini, Cincin Api pecah menjadi dua. Pertama, ke barat cincin ini menyusur ke Filipina, lalu kepulauan di atas Sulawesi Utara, Maluku Utara, selanjutnya menyusur ke selatan ke wilayah Maluku, Nusa Tenggara. Jalur ini kemudian berbelok ke barat menyusuri daerah perairan selatan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, lalu di wilayah Asia bagian selatan.

Kedua, Cincin Api Pasifik patah ke timur, terus ke arah Papua dan kawasan Pasifik Selatan, lalu berujung di Selandia Baru.

Sebagaimana diberitakan, akibat gempa 8,9 skala richter (SR) dan tsunami yang terjadi di Jepang, beberapa daerah di Indonesia Timur diperkirakan terkena dampaknya.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Jumat (11/3/2011) siang, Papua, Maluku Utara dan Sulawesi Utara akan diterjang tsunami pukul 18.00 WIB.

"Masyarakat di sekitar kawasan harus waspada tentang kemungkinan terjadinya tsunami di Indonesia," ujar Rahmat Priyono, Kepala Subbidang Informasi Dini Gempa Bumi BMKG. [ant]







Tsunami Jepang Sampai di Indonesia Timur Malam Ini

TEMPO Interaktif, Makassar: Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Makassar, Sujarwo mengatakan, gempa 8,9 skala richter yang terjadi di Jepang subuh tadi akan berimbas ke Indonesia bagian Timur. Menurut Sujarwo, daerah Indonesia bagian Timur yang mesti waspada adalah Sulawesi Utara, Maluku dan Papua. “Diperkirakan tsunami akan menerjang wilayah ini sekitar jam 8 malam waktu setempat,” kata Sujarwo. Untuk itu, masyarakat di daerah ini dihimbau untuk waspada.

Ketinggian tsunami yang akan melanda wilayah ini, kata Sujarwo, belum bisa diperkirakan. Dia mengatakan, pemerintah sudah memberi peringatan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir laut agar segera mengungsi secepatnya, sebab tsunami kirimanan Jepang ini akan melanda tanpa peringatan gempa terlebih dahulu.. “Warga yang tinggal di daerah pesisir sudah dihimbau untuk waspada dan segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi,” kata dia.

Imbas gempa Jepang yang sampai ke Indonesia, menurut Sujarwo disebabkan oleh besarnya kekuatan gempa. Apalagi, laut Indonesia bersambung dengan laut Jepang. “Sama halnya ketika terjadi gempa di Aceh, imbasnya juga sampai ke India, karena laut Indonesia dan laut India bersambung,” ujar dia.

Sujarwo mengatakan, daerah lainnya di Indonesia, selain Sulawesi Utara, Maluku dan Papua tidak perlu merasa khawatir. Kekuatan tsunami Jepang tidak akan sampai menjangkau daerah lainnya di Indonesia, apalagi Sulawesi Selatan. Menurutnya, Sulawesi Selatan, khususnya Makassar terlalu jauh untuk mampu dijangkau oleh gelombang tsunami yang akan terjadi nanti malam.

 http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2011/03/11/brk,20110311-319359,id.html

Wednesday, February 23, 2011

Foto - Foto dari Bencana Gempa New Zealand (20 pic)

Kemarin New Zealand Di Guncang Gempa 6,3 SR – Gempa dashyat kembali mengguncang salah satu kota besar di New Zealand pagi ini.Berkekuatan 6,3 SR,gempa ini merobohkan infrastruktur yang ada di kota tersebut.Menurut pemberitaan Reuters,gempa ini menelan banyak korban,namun belum diketahui berapa jumlahnya.
Gempa ini merupakan gempa kedua kalinya dalam lima bulan terakhir yang menumbangkan bangunan dan orang-orang terperangkap di reruntuhan gedung serta memicu kebakaran di kota tersebut.
Reuters salah satu TV lokal memperlihatkan,banyak mayat yang diambil dari puing-puing yang berserakan di pusat kota. Meski tidak jelas apakah mereka masih hidup atau telah meninggal tapi polisi setempat melaporkan banyak korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menurut US Geological Survey, peritiwa tersebut terjadi pukul 12.51 waktu setempat, Senin 21/2/2011 dengan kedalaman pusat gempa hanya 4 km.

Berpusat sekitar 10 km barat daya Christchurch,Gempa tersebut meruntuhkan bangunan-bangunan yang ada di kota itu.menurut salah seorang sumber menjelaskan ,gempa tersebut melanjutkan kerusakan akibat gempa berkekuatan 7,1 pada September lalu.Korban diperkirakan 200 - 300 orang